Puisi Kemerdekaan
Sosok Anak yang memiliki bakat namun jarang dan hampir tidak pernah diasa, tapi dengan arahan dan sedikit latihan,Alahamdillah pada saat tampil di hari puncak perayaan 17 Agustus yang di adakan oleh IRCAD 02 begitu sangat memukau .
Suara yang runcing menusuk telinga hingga ke hati, yang tatkala membuat sebagian mata penonton berkaca kaca seperti ingin meneteskan airmata .
Melihat dan membaca puisi yang sudah dibawakan seolah puisi biasa yang banyak kita jumpai di berbagai media,
Namun ternyata bukan hanya puisi tapi bagaimana cara membawakan dan membacakannya hingga membuat pendengar larut dan ikut merasakan Arti yang terkandung dalam puisi tersebut.
Puisi itu di beri judul. :
Merdeka
Seribu sembilan ratus empat puluh lima
Indonesiaku merdeka
Seluruh Rakyat bersukacita
Bersujud syukur pada sang Kuasa
Perjuangan panjang yang tak sia sia
Nyawa pejuang sebagai taruhannya
Membabat habis para tentara
Merdekalah Indonesiaku
Perjuangan yang mati matian
Memenangkan semua pertempuran
Tak mundur di Medan perang
Tanpa senapan ataupun pedang
Dari Perang Surabaya
Hingga perang Ambarawa
Terimakasih kuucapkan
Untukmu para pejuang
Pejuang yang gagah berani
Kuat dan perkasa
Tak kenal takut atau mati
Hingga merah putih di udara

0 Response to "Puisi Kemerdekaan "
Post a Comment